Makanan & Minuman

Fikih

Keju dan Rennet

Rennet adalah enzim yang diambil dari perut sapi atau hewan lain yang masih menyusui sebagai zat pembentuk susu menjadi keju. Keutamaan rennet dalam pembuatan keju, karena sedikit saja dicampur ke susu akan jadi keju. Hukum keju yang terbuat dari rennet hewan yang bisa dimakan terbagi dua. Keju yang dibuat dari rennet hewan yang disembelih secara syar’i boleh dimakan menurut kesepakatan ulama. Keju yang dibuat dari rennet bangkai. Ulama berbeda pendapat yang kembali kepada pendapat masing-masing tentang rennet bangkai apakah ia…

Read More »
Fikih

Daging-dagingan

Allah SWT menghalalkan bagi kita yang baik-baik dari binatang ternak dan unggas, dan mengharamkan binatang bercakar, bergigi taring, dan keledai. Binatang yang dihalalkan Allah SWT terbagi dua; jinak dan liar. Yang jinak harus dipotong sesuai aturan syariat, dan yang liar tidak halal kecuali diburu sesuai aturan syariat. Menyembelih secara syariat Yaitu menyembelih dengan memenuhi syarat-syaratnya. Syarat-syarat menyembelih sesuai syariat Yang menyembelih adalah muslim atau ahli kitab yang sudah mumayyiz dan berniat menyembelih. Alat atau pisau yang dipakai tajam. Menyebut nama…

Read More »
Fikih

Ikan dan Makanan Laut

Yang dimaksud dengan makanan laut adalah semua yang tak bisa hidup kecuali di air, dan jika ke darat itu hanya pengecualian. Adapun perbedaan pendapat tentang hewan amfibi bukan ini tempatnya. Yang dimaksud dengan laut adalah air yang banyak, termasuk sungai dan danau. Terdapat perbedaan pendapat pada sebagian binatang laut yang memiliki persamaan nama dengan hewan haram yang hidup di darat, seperti ular laut dll. Pendapat yang kuat, semua makanan laut adalah halal, baik hewan maupun tumbuhan, hidup maupun mati, selama…

Read More »
Fikih

Gelatin

Apa itu gelatin? Senyawa turunan protein yang diperoleh dengan cara mengestrak kolagen hewan (kulit dan tulang) dan mengeringkannya. Karakteristik kimia gelatin Jika gelatin sudah kering maka ia tak akan bisa kembali menjadi kolagen, sifat dan dan karakteristiknya berbeda dengan kolagen. Gelatin masuk kelompok globural protein yang menyerupai protein darah (hemoglobin), insulin, gammaglobulin, dan protein telur; karena itu ia bisa larut dalam air. Adapun kolagen adalah termasuk kelompok protein struktural, seperti keratin, yang tak bisa larut dalam air. Hukum gelatin Jika…

Read More »
Fikih

Alkohol yang Terurai dalam Makanan dan Minuman

Salah satu problem yang banyak dihadapi kaum muslimin adalah hukum makanan dan minuman yang mengadung alkohol dalam jumlah persentase kecil; apakah haram atau halal? Penjelasannya adalah Allah SWT mengharamkan khamar dengan tegas, maka tidak boleh memiliki, meminum banyak maupun sedikit, dan juga tidak boleh mencampurkannya ke dalam makanan dan minuman. Akan tetapi zat alkohol bisa ditemukan dalam khamar, bisa juga ditemui dalam makanan dan minuman dengan persentase kecil yang tidak memabukkan, seperti yang terdapat dalam ragi, jus buah asli setelah…

Read More »
Fikih

Tempat Minum Khamar

Seorang muslim tak boleh duduk di tempat minum khamar. Rasulullah SAW bersabda: من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يجلس على مائدة يدار عليها الخمر “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan ia duduk di meja yang disuguhkan khamar di atasnya.” (HR. Tirmidzi 2801) Dari hadits ini diambil pelajaran untuk menjauhi tempat maksiat dan mencegah kemungkaran sesuai kemampuan, karena melihat dan menyaksikan maksiat berulang-ulang akan melemahkan pengingkaran hati dan memudahkan jalan untuk melakukannya di kemudian hari. Perlu…

Read More »
Fikih

Khamar dan Alkohol

Apa itu khamar? Khamar adalah segala yang mengganggu, menutupi, mempengaruhi, dan berdampak negatif terhadap akal. Rasulullah SAW bersabda: كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَكُلُّ خَمْرٍ حَرَام “Setiap yang memabukan adalah khamar dan setiap khamar adalah haram.” (HR. Muslim no. 2003) Segala yang memabukkan adalah khamar, baik yang terbuat dari buah-buahan seperti anggur, korma, tin, dan kismis, atau dari biji-bijian seperti gandum, jagung, dan beras, atau dari bahan manis seperti madu. Baik direbus, dibakar, atau mentah. Baik ia dinamakan dengan nama lama seperti…

Read More »
Fikih

Makanan Yahudi: Kosher

Allah SWT telah mengharamkan kepada orang Yahudi beberapa makanan yang baik akibat dosa-dosa yang mereka perbuat. Allah SWT berfirman: فَبِظُلْمٍ مِنَ الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ طَيِّبَاتٍ أُحِلَّتْ لَهُمْ “Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka.” (QS. An Nisa: 160) Adapun syariat Islam adalah syariat yang mudah, dimana semua yang baik dibolehkan dan yang diharamkan adalah yang tidak baik. Allah SWT berfirman: اَلْيَوْمَ اُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبٰتُ ۗ “Pada hari ini (Hari…

Read More »
Fikih

Babi

Keharaman babi Dalil diharamkannya babi dalam Al Quran terdapat pada empat tempat. إنما حرم عليكم الميتة والدم ولحم الخنزير وما أهل به لغير الله “Sesungguhnya Allah SWT mengharamkan bangkai, darah, daging babi dan sembelihan bukan atas nama Allah.” (QS. Al Baqarah: 173) Penegasan ini diulangi lagi di Surat Al Maidah, Al An’am, dan An Nahl. Ketika hukum ini diturunkan, Negeri Romawi maupun negeri asing lainnya belum ditaklukkan. Dalam Sirah Nabawi tidak tersirat bahwa Nabi SAW mengetahui atau pernah melihat babi.…

Read More »
Fikih

Urgensi Makanan Halal

Tema makanan halal dan ketakutan mengkomsumsi makanan haram merupakan salah satu yang paling dikhawatirkan oleh pelajar di negeri nonmuslim. Tidak aneh karena Rasulullah SAW bersabda: إن الله طيِّبٌ لا يقبل إلا طيبًا، وإن الله أمر المؤمنين بما أمر به المرسلين فقال تعالى: ﴿ يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ﴾[المؤمنون: 51]، وقال تعالى: ﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ ﴾ [البقرة: 172]، ثم ذكر الرجل يطيل السفر أشعثَ أغبرَ يمد يديه إلى السماء: يا…

Read More »
Close
Close