Fikih

Makanan Yahudi: Kosher

Allah SWT telah mengharamkan kepada orang Yahudi beberapa makanan yang baik akibat dosa-dosa yang mereka perbuat. Allah SWT berfirman:

فَبِظُلْمٍ مِنَ الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ طَيِّبَاتٍ أُحِلَّتْ لَهُمْ

Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka.” (QS. An Nisa: 160)

Adapun syariat Islam adalah syariat yang mudah, dimana semua yang baik dibolehkan dan yang diharamkan adalah yang tidak baik. Allah SWT berfirman:

اَلْيَوْمَ اُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبٰتُ ۗ

Pada hari ini (Hari Arafah Haji Wada) dihalalkan bagimu segala yang baik.” (QS. Al Maidah: 5)

Allah SWT juga berfirman dalam ayat yang menjelaskan tentang sifat Nabi Muhammad SAW:

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبٰۤىِٕثَ

Dan (Nabi Muhammad SAW) yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka.” (QS. Al A’raf: 157)

Hukum makanan Yahudi

Berdasarkan aturan makanan yang dipakai dalam agama Yahudi, jelas bahwa makanan mereka halal bagi muslim, kecuali khamar.

Kosher berarti makanan yang sesuai aturan dalam syariat Yahudi. Dengan dasar tersebut, maka tak terlarang bagi muslim mengkonsumsi makanan mereka kecuali jika jelas tercampur bahan khamar.

Orang Yahudi mengharamkan apa yang juga diharamkan dalam Islam, kecuali khamar, disamping mereka mengharamkan daging unta, kelinci, makanan laut yang tak ada sirip dan kulit seperti udang, lobster, dan gurita. Diharamkan juga dalam ajaran mereka beberapa macam lemak, mencampur beberapa jenis makanan, dan lain-lain.

Catatan

Pajak Kosher
Penganut Yahudi di seluruh dunia tak lebih dari 12 juta orang dibanding jumlah kaum muslimin yang melampau angka satu milyar, akan tetapi lembaga Kosher begitu menyebar di negeri barat. Komisi yang diberikan perusahaan makanan untuk Kosher sangat besar dan diperuntukkan sebesar-besarnya untuk kepentingan komunitas Yahudi di negeri barat.

Makanan Yahudi: Kosher

Permintaan menu halal

Jika restoran dan perusahan penerbangan ditanya “mengapa tidak menyediakan makanan halal,” mereka berdalih tidak ramai permintaan yang masuk seperti permintaan makanan Yahudi.

Sebab itu seorang muslim harus meminta menu halal jika hendak naik pesawat atau makan di restoran, dan menyebarluaskan permintaan sejenis di antara kaum muslim, supaya pihak terkait memperhatikan untuk meyediakan makanan halal bagi kaum muslimin.

Ingat!

  1. Jika menemui kata Kosher atau kode salah satu lembaganya pada sebuah produk makanan, maka makanan tersebut halal jika tak mengandung alkohol.
  2. Seorang muslim sepatutnya meminta menu halal dimanapun ia berada, demi menyebarkan budaya makanan halal dan berkontribusi dalam penyediaan makanan halal.
Artikel ini merupakan terjemahan dari buku Panduan Fikih bagi Pelajar di Negeri Rantau, Bagian (2) Kehidupan Sehari-hari, Pasal (1) Makanan dan Minuman, oleh Ustadz Jailani Abdul Salam, Lc., MA.
Tags

Related Articles

Close
Close