Narasumber

Jailani Abdul Salam Saso, Lc., M.A.

Ustadz Jailani merupakan dewan syari’ah Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Tokyo, Jepang. Saat ini beliau menjadi staf dan Imam Arabic Islamic Institute Tokyo, Jepang. Beliau menamatkan pendidikan terakhir (master) di University of Alqarawiyyin, Faculty of Usuluddin, dalam bidang The Creed and Ethical Foundations of Takaful and Transactions, pun gelar Lc beliau peroleh dari Yemen University, Faculty of Literature, dalam bidang Islamic Studies. Aktivitas keseharian beliau menjadi Imam di Masjid Hiroo, Jepang, Tokyo dan juga menjadi pengisi dalam Kajian Islam Kimochi yang dilaksanakan pada setiap pekan pertama dan ketiga setiap bulannya.∎

M. Rizky Prima Sakti, Ph.D.

M. Rizky Prima Sakti meraih gelar doktoralnya dari Universiti Teknologi Malaysia, Kuala Lumpur di bidang keuangan. Pada saat melakukan riset doktoralnya, Rizky pernah menjadi research fellowship student di Tsukuba University, Jepang, dengan riset proyek yang dikerjakan mengenai tata kelola dan struktur modal dalam perbankan Islam. Beliau juga menjadi seorang konsultan di Islamic Research and Training Institute (IRTI) di Jeddah, Arab Saudi. Selain itu, Rizky juga menjadi peneliti senior di Islamic Economics Forum for Indonesian Development (ISEFID). Beliau menamatkan dan mendapatkan gelar Master (bidang keuangan) dari International Islamic University Malaysia (IIUM). Rizky memiliki ketertatikan riset dalam bidang perbankan dan ekonomi Islam, struktur dan pasar modal, dan perekonomian Indonesia.∎

Yetti Dalimi, M.Psi.

Yetti Dalimi saat ini berperan sebagai kepala sekolah di Islamic International School of YUAI, Tokyo, Jepang. Beliau memperoleh gelar Master dalam bidang konseling psikologi dari National University of Malaysia dengan tema riset mengenai konseling anak dan keluarga. Kak Yetti, panggilan akrabnya, juga berperan sebagai seorang konselor pernikahan bagi pasangan muslim international yang berada di Tokyo, Jepang. Saat ini beliau berperan aktif sebagai anggota Japan Muslim Association, Perkumpulan Istri-istri Jepang Yokohama (PKIY). Selain itu, beliau merupakan founder dan leader dalam organisasi Fight, Ganbaro, Ashita e (FGA), yang memiliki divisi Asmara dan Education, di mana keduanya bergerak dalam bidang social charity dan educational purpose. Kak Yetti juga memperoleh penghargaan pada tahun 2017 dalam bidang dakwah dan kontribusi dalam bidang pendidikan dari President World League.∎
Close
Close