Artikel

Allah SWT sangat memuliakan perempuan dan memberikan aturan untuk menjaga dirinya dan untuk kemaslahatan agama dan kemaslahatan dunianya. Di antara aturan tersebut adalah aturan tentang cara berpakaian di hadapan perempuan, mahram, dan laki-laki asing. Hijab perempuan Perempuan wajib berhijab di hadapan laki-laki asing yaitu nonmahram. Mahram perempuan adalah suami, dan …
Wanita nonmuslim boleh melihat ziinah (perhiasan, riasan, pakaian) wanita muslimah dan begitu juga sebaliknya, namun ulama berbeda pendapat dalam batasan ziinah yang dimaksud (di sini bukan tempat membahasnya) Adapun kata “nisaaihinna (wanita-wanita mereka)” pada firman Allah: وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا …
Ibnu Abbas meriwayatkan: لَعَنَ رسولُ اللهِ صلّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ المتشبِّهينَ من الرجالِ بالنساءِ والمتشبِّهاتِ من النساءِ بالرجالِ “Rasulullah melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki.” (Bukhary: 5546) Dalam riwayat lain: لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الرجلة من النساء “Rasulullah melaknat perempuan yang menyerupai laki-laki. …

Bukan Sutra dan Emas

Diharamkan bagi laki-laki memakai sutra dan emas seperti diriwayatkan Albara’ bin ‘Azib: …ونَهانا عَنْ: آنِيَةِ الفِضَّةِ، وخاتَمِ الذَّهَبِ، والحَرِيرِ، والدِّيباجِ، والقَسِّيِّ، والإِسْتَبْرَق “…dan beliau (Rasulullah) melarang kami menggunakan wadah perak, cincin emas, sutra halus, sutra berwarna, sutra campuran dan sutra kasar.” (Bukhary 2139) Juga perkataan Rasulullah tentang emas dan sutra: …

Tidak Isbal

Isbal adalah mengulurkan sesuatu dari atas ke bawah. Yang dimaksud isbal dalam berpakaian adalah memanjangkan atau mengulurkan pakaian melebihi dua mata kaki bagi laki-laki. Isbal dalam berpakaian ada tiga macam: Memanjangkan pakaian disertai perasaan angkuh dan sombong dalam hati. Ini termasuk dosa besar menurut kesepakatan ulama. Rasulullah bersabda: مَن جَرَّ …
Telah disebutkan bahwa di antara adab berpakaian adalah tidak menyalahi kebiasaan lokal, dan bahwasanya boleh memakai model pakaian lokal selama tak bertentangan dengan kaedah berpakaian dalam Islam. Dalilnya adalah bahwa ketika Rasulullah menyepakati perjanjian jizyah dengan kaum Nasrani Najran, mereka selalu mengirim 2000 potong pakaian setiap tahun (Sunan Abi Dawud …

Kategori Artikel

Close
Close