Dakwah & MuamalatKajian Islam Kimochi

Istilah Jual Beli dalam Bahasa Jepang

Istilah jual beli dalam Bahasa Jepang

Beberapa istilah jual beli dalam Bahasa Jepang:

  1. 取引(とりひき / torihiki): trading
  2. 売買(ばいばい / baibai): jual beli
  3. 商売(しょうばい / shoubai): bisnis, commerce
  4. 商業(しょうぎょう / shougyou): komersial
  5. 貿易(ぼうえき / boueki): ekspor impor, perdagangan

取引 dan 売買 menjadi istilah yang paling sering digunakan.

Beberapa istilah sistem keuangan Islam

Beberapa istilah sistem keuangan Islam dalam Bahasa Jepang:

  1. リバー(利子を得てはいけない)
    Riba: dilarang untuk mengambil bunga
  2. ガラール(不確実性や曖昧さを持つ詐欺的な行為)
    Gharar: sesuatu yang tidak jelas
  3. マイシール(投機的な行為)
    Maisir: membuat spekulasi
  4. 教義で禁止されている事業を投資対象にしてはならない →(豚肉アルコール関連、賭博関連、ポルノ関連等)
    Larangan untuk membisniskan hal-hal yang dilarang oleh agama, seperti yang terkait babi, alkohol, judi, pornografi
  5. ムダラバ(収益・リスクを配当)
    Mudarabah: sistem bagi hasil
  6. ムラバハ(利益に関する合意)
    Murabahah: tidak ada bunga (boleh menggunakan biaya administrasi) dan kepemilikan yang jelas.
  7. ムシャラカ
    Musyarakah: Mirip dengan mudarabah, namun sumber modal secara kolektif.
  8. イジャラ

Beberapa kosakata terkait:

  • 出費者(しゅっぴしゃ): pemilik modal
  • 事業者(じぎょうしゃ): pengelola
  • プロジェクト : proyek
  • 購入者(こうにゅうしゃ) Pembeli
  • 銀行(ぎんこう): Bank

Manfaat sistem keuangan Islam

  1. Adil 平等な取引である(びょうどうなとりひきである)
  2. Tidak menguntungkan satu pihak saja 弱いものが救われる(よわいものがすくわれる)
  3. Jelas siapa saja yang terlibat 取引形態が明確(とりひきけいたいがめいかく)
  4. Jujur dan sama-sama suka 真実を詳らかにする(しんせつをつまびらかにする)
  5. Berasas kejujuran 誠意を持つ(せいいをもつ)
Artikel ini merupakan rangkuman Kajian Islam Kimochi edisi 140, sesi Serial Bahasa Jepang untuk Dakwah, yang disampaikan oleh Muhammad Mustafainal Akhyar pada Ahad, 18 November 2018 M (10 Rabiul Awal 1440 H) di Masjid Indonesia Tokyo.
Slide presentasi sesi ini dapat diakses melalui tautan berikut.

Rekaman Kajian Islam Kimochi #140

> Sesi 1 oleh Muhammad Mustafainal Akhyar
> Sesi 2 oleh Ustadz Jailani Abdul Salam, Lc., M.A.


Kontributor: Abdul Aziz

Tags

Related Articles

Close
Close