Farhan

Fikih

Hukum Pakaian Nonmuslim

Tak ada perbedaan di kalangan ulama tentang kesucian dan bolehnya memakai pakaian yang diproduksi nonmuslim karena pakaian Rasulullah dan pakaian para sahabat adalah buatan nonmuslim. Begitu pula dengan hukum pakaian milik nonmuslim yang masih baru dan belum dipakai. Adapun yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah pakain milik nonmuslim yang sudah dipakai; apakah hukumnya najis atau suci? Pakaian bekas nonmuslim mengikut kondisi berikut: Apabila dicuci setelah pemakaiannya, maka kesuciannya tidak diragukan. Apabila sudah digunakan tapi belum dicuci, maka: Apabila tidak bersentuhan…

Read More »
Fikih

Hukum Tubuh Orang Kafir

Menurut pendapat mayoritas ulama, hukum badan orang kafir adalah suci, begitu pula juga dengan air liur, keringat, dan air sisa minumnya. Hal tersebut berlaku baik bagi yang tergolong sebagai Ahli Kitab maupun bukan. Dasar dari hukum tersebut dapat dilihat dari dalil-dalil yang terdapat dalam Al-Quran dan Sunnah. Syariat membolehkan seorang muslim untuk menikahi wanita dari golongan Ahli Kitab. Sebagaimana yang diketahui, bahwa dalam hidup berumah tangga, seseorang tidak dapat terhindarkan dari saling sentuh dengan pasangan, terkena keringat pasangan, juga tidak…

Read More »
Fikih

Hukum Mengusap Sepatu

Pada konteks ini, terdapat dua jenis sepatu, yaitu: sepatu yang menutupi bagian kaki yang wajib dibasuh saat berwudhu, dan sepatu yang tidak menutupi bagian tersebut. Untuk jenis sepatu pertama yang menutupi mata kaki bahkan hingga betis, maka hukum mengusapnya disamakan dengan hukum mengusap khuf saat berwudhu. Seluruh syarat mengusap khuf yang ditetapkan syariat harus dipenuhi (dijelaskan di bawah pada bagian “Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan“). Sementara untuk jenis sepatu kedua, yang mana mata kaki dan bagian atas kaki penggunanya terlihat, maka…

Read More »
Close
Close