Get Inspired: Wisata Sains dan Teknologi di Jepang

Published by forkitajp on

Tidak bisa disangkal, Jepang merupakan salah satu negara yang menaruh perhatian sangat tinggi pada pendidikan.

Perhatian pada sektor pendidikan dasar, menengah, maupun tinggi tentu sudah tidak aneh lagi. Namun yang menarik, ada sektor lain yang juga sangat diperhatikan, yang oleh pemerintah disebut syakai kyoiku (社会教育) alias pendidikan masyarakat.

Hal ini tercermin dari banyaknya fasilitas syakai kyoiku yang tersebar di seluruh Jepang, mulai dari perpustakaan (図書館), public hall (公民館), fasilitas untuk aktivitas remaja (青少年教育施設), museum (博物館), hingga fasilitas olahraga (体育施設). Dan jumlah semua fasilitas tersebut terus bertambah setiap tahun.

Secara khusus saya menaruh perhatian spesial pada museum. Dari dokumen survei yang dirilis oleh MEXT (Kementerian Pendidikan Jepang) tahun 2015 lalu, disebutkan bahwa jumlah museum se-Jepang adalah sebanyak 1256. Jumlah ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan data 861 museum di tahun 1993.

Banyaknya museum tentu menjadi peluang menarik untuk dioptimalkan, terutama bagi kita untuk berwisata sains dan teknologi sambil menggali inspirasi dari sektor industri Jepang yang sudah seabad usianya.

Memang informasi museum sudah banyak dan sangat mudah diakses lewat situs seperti tripadvisor.com. Namun berdasarkan pengalaman saya, tips berikut bisa membuka tabir informasi lebih dalam lagi:

  1. Carilah dengan kata kunci “企業博物館” alias corporate museum.Dengan kata kunci ini, akan muncul berbagai macam museum-museum unik, seperti museum kursi (いすの博物館), museum Seiko (セイコーミュージアム), showroom Kokuyo (コクヨショールーム), museum stationery (日本文具資料館), dll yang biasanya tidak akan muncul jika dicari dengan kata kunci Bahasa Inggris.
  2. Carilah dengan kata kunci “工場見学” alias kunjungan pabrik/factory visit.Dengan kata kunci ini, akan keluar peluang-peluang menarik, seperti kunjungan ke pabrik Glico (Pocky), pabrik produksi susu, dsb. Namun memang rata-rata lokasi pabrik di luar kota-kota besar, sehingga harus bersedia menempuh perjalanan yang agak jauh.

Saya pribadi alhamdulillah di bulan Februari 2019 mendapat kesempatan berpartisipasi pada kegiatan factory visit yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang. Tidak tanggung-tanggung, kegiatan kunjungan ini merupakan full course seharian penuh, mengunjungi beberapa tempat pengolahan sampah, seperti pabrik pengolahan sampah sementara (清掃工場), hingga tempat pembuangan sampah akhir (埋立処分場) di Tokyo. Dengan naik bus besar dalam rombongan besar, kegiatan ini dipandu oleh tour guide seharian penuh. Berapa bayarnya? Tentu saja gratis.

Informasinya bisa dicek di sini. Untuk pendaftaran, sayangnya harus melalui telepon (dalam Bahasa Jepang tentunya), sehingga mungkin perlu dibantu teman yang bisa Bahasa Jepang.


Dengan banyaknya pilihan museum di Jepang, saya bahkan bisa coba buatkan itinerary wisata sains dan teknologi selama 14 hari penuh untuk daerah Tokyo dan Yokohama saja. Bahkan bisa dibuatkan temanya per hari! Kira-kira seperti ini:

  • Hari #1, tema: sains dan teknologi umum
    Miraikan (日本科学未来館), Odaiba
    Sony Explora Science (ソニー・エクスプローラサイエンス), Odaiba
    Panasonic Center Tokyo (パナソニックセンター東京), Odaiba
  • Hari #2, tema: sains dan teknologi umum
    Kunjungi expo di Tokyo Big Sight, Odaiba. Hampir setiap hari ada jadwal expo sains dan teknologi (http://www.bigsight.jp/english/event/). Gratis tiket masuk jika mendaftar secara online sebelumnya
  • Hari #3, tema: lingkungan hidup
    Ikuti tur/kunjungan pabrik oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang atau Musashino Clean Center (武蔵野クリーンセンター), Musashino
  • Hari #4, tema: universitas
    Kunjungi museum-museum di kampus Hongo (ada 3), the University of Tokyo (東京大学総合研究博物館), Hongo
    Museum Tokyo Institute of Technology (東工大博物館), Ookayama
  • Hari #5, tema: otomotif
    Toyota History Garage (トヨタ ヒストリーガレージ), Odaiba
    Toyota Mega Web (メガウェブ トヨタ シティ ショウケース), Odaiba
    Nissan Gallery, Yokohama
    Auto Parts Center (自動車部品会館), Shinagawa
    Hino Auto Plaza (日野オートプラザ), Hachioji
  • Hari #6, tema: Shinagawa area
    Nikon Museum (ニコンミュージアム), Shinagawa
    Canon Plaza (キヤノンプラザ), Shinagawa
    Kokuyo Showroom (コクヨ ショールーム), Shinagawa
    Ajinomoto Museum (食とくらしの小さな博物館), Shinagawa
    Packaging Museum (容器文化ミュージアム), Shinagawa
    Museum of Logistics (物流博物館), Shinagawa
  • Hari #7, tema: VR/AR, tech-art
    teamLab Planets (チームラボ プラネッツ), Odaiba
    Joypolis (東京ジョイポリス), Odaiba
    Sky Circus (SKY CIRCUS サンシャイン60展望台), Ikebukuro
  • Hari #8, tema: antariksa dan aerospace
    Cosmo Planetarium Shibuya (コスモプラネタリウム渋谷), Shibuya
    TenQ Space Museum (宇宙ミュージアムTeNQ), Tokyo Dome
    JAXA Sagamihara (JAXA相模原キャンパス 宇宙科学探査交流棟), Sagamihara
  • Hari #9, tema: robotics
    Kawasaki Robostage (カワサキロボステージ), Odaiba
    Gundam Base, Odaiba
    Unicorn Gundam Statue (実物大ユニコーンガンダム立像), Odaiba
    TEPIA (TEPIA先端技術館), Aoyama
    Toko Robot Tsukumo (ツクモロボット王国), Akihabara
  • Hari #10, tema: energi, air, gas
    Tokyo Hydrogen Museum (東京スイソミル), Shiomi
    Gas Museum (ガスの科学館), Odaiba
    Water Sience Museum (東京都水の科学館), Odaiba
    Daikin Solution Plaza (フーハ東京), Shinjuku
  • Hari #11, tema: perkapalan dan maritim
    Museum of Maritime Science (船の科学館), Odaiba
    Museum of Marine Science, Tokyo University of Marine Science and Technology (東京海洋大学 マリンサイエンスミュージアム), Shinagawa
    Ship Museum of Tokyo Kayoudai
    Yokohama Port Museum (横浜みなと博物館), Yokohama
    NYK Maritime Museum (日本郵船歴史博物館), Yokohama
  • Hari #12, tema: kereta
    Tokyo Metro Museum (地下鉄博物館), Kasai
    Tobu Museum (東武 博物館), Sumida
    Tokyu Museum (電車とバスの博物館), Kawasaki
    Yokohama Train Museum (横浜市電保存館), Yokohama
  • Hari #13, tema: inovasi umum
    Tokyu Hands, Shibuya
    Muji, Shibuya
    Yodobashi Camera, Akihabara
  • Hari #14, tema: lain-lain
    Printing Museum (印刷博物館), Bunkyo
    Tamiya Plamodel Factory (タミヤ プラモデルファクトリー), Shinbashi
    Toshiba Science Museum (東芝未来科学館), Kawasaki

Akhirnya, saya ucapkan selamat berwisata sains dan teknologi!


Kontributor: Radon Dhelika (alumnus Tokyo Institute of Technology)